<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Griyatawang is Now Living in Indonesia</title>
	<atom:link href="http://griyatawang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://griyatawang.wordpress.com</link>
	<description>Experiencing my new life as a hurricane or breeze as well</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 12:20:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='griyatawang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c7db7dfaaf67eba59c4cbecddbad529f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Griyatawang is Now Living in Indonesia</title>
		<link>http://griyatawang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://griyatawang.wordpress.com/osd.xml" title="Griyatawang is Now Living in Indonesia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://griyatawang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku Merindukan&#8230;</title>
		<link>http://griyatawang.wordpress.com/2011/10/31/aku-merindukan/</link>
		<comments>http://griyatawang.wordpress.com/2011/10/31/aku-merindukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 13:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>griyatawang</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Muse]]></category>
		<category><![CDATA[Holland]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://griyatawang.wordpress.com/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kenangan, tentang negeri mungil di tepi Laut Utara, hampir setengah tahun yang lalu Sebuah negeri yang &#8220;terendam&#8221; Negeri mungil penuh taman cantik nan hijau, dan kolam berair dingin dengan bebek-bebek berenang, sesekali menyambut remahan kue mengapung di kolam Burung-burung camar laut yang mengetuk-ngetuk jendela kamar mungilku di pagi hari, gaduh berebut sampah dari kantung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=griyatawang.wordpress.com&amp;blog=4200388&amp;post=481&amp;subd=griyatawang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah kenangan, tentang negeri mungil di tepi Laut Utara, hampir setengah tahun yang lalu</p>
<p>Sebuah negeri yang &#8220;terendam&#8221;<br />
Negeri mungil penuh taman cantik nan hijau, dan kolam berair dingin dengan bebek-bebek berenang, sesekali menyambut remahan kue mengapung di kolam<br />
Burung-burung camar laut yang mengetuk-ngetuk jendela kamar mungilku di pagi hari, gaduh berebut sampah dari kantung yang teledor terbuka<br />
Kucing-kucing berbulu lebat mengintip dari jendela apartemen bertingkat<br />
Dan tikus, ya tikus mungil yang membuat heboh penghuni kamar mungil itu</p>
<p>Aku selalu merindukan negaraku sekarang agar<br />
Memiliki jalur sepeda yang dicat merah di tepi jalan, dan tak dirampas pengguna mobil selayaknya jalur busway<br />
Memiliki pedestrian sidewalk yang aman, rapi, dan teduh, sehingga kami pejalan kaki tak harus berebutan dengan pedagang kaki lima, sepeda, sepeda motor, bahkan mobil yang naik parkir di trotoar<br />
Kaya akan taman hijau nan cantik penuh bebek dan camar laut, atau hewan apapun khas nusantara yang dibiarkan hidup bebas di taman, agar ibukota ini tak lagi melulu menjadi rimba skyscrapper, meninggalkan lahan kosong coklat becek penuh sampah yang diinjak-injak anak kecil di perkampungan<br />
Transportasi publik yang aman, jauh dari berita pemerkosaan penumpang wanita di angkot dan pembiusan laki-laki lugu dari desa yang merantau ke kota</p>
<p>Aku tahu di negeri mungil ribuan mil jauhnya dari negaraku sekarang ini, ada banyak kebebasan yang menurutku tak sepatutnya<br />
Tapi marilah kita mencontoh apa yang sebaiknya kita contoh<br />
Dan meninggalkan apa yang tak baik</p>
<p>Mengapa kita tak bisa membangun kota bebas banjir?<br />
Mengapa kita tak bisa menghentikan anarkisme dan kekerasan publik?<br />
Mengapa kita tak bisa melindungi anak-anak dan wanita di tempat umum maupun domestik?<br />
Dan mengapa&#8230;negeri sekaya ini, negeri yang tanpa kekayaan rempah-rempahnya negeri mungil nan jauh di sana mungkin takkan jadi apa-apa sekarang, tak mampu menyediakan hak-hak dasar bagi warganya?</p>
<p>Aku merindukan di mana aku tidak dianggap aneh hanya karena datang tepat waktu<br />
Aku merindukan di mana pendapat orang tidak perlu homogen<br />
Aku merindukan di mana anak-anak kecilnya berani mempertahankan pendapat sekaligus berani bertanya</p>
<p>Satu lagi&#8230;Tuhan pencipta yang sungguh adil<br />
Di negeri nan mungil itu, musim demi musim berganti begitu indah<br />
Di musim dingin, salju putih berjatuhan, jalanan berlapis putih tebal, dan White Christmas benar kualami, tak lagi menjadi sekadar mimpi anak negeri tropis<br />
Malam memanjang, siang memendek<br />
Orang ramai berjualan oliebollen dan waffel<br />
Di musim semi, cherry blossom mekar menggantikan gelapnya musim dingin<br />
Udara sejuk dan berbagai warna bunga menjadi penyemangat di musim kelahiran yang baru<br />
Di musim panas, segala macam serangga bergerak<br />
Orang mulai kegerahan, dan aneka minuman dingin laris dijual<br />
Strawberry, blueberry, dan cherry menjadi dessert favorit menyegarkan (bahkan menuliskannya sekarang membuat air liurku terbit)<br />
Dan di musim gugur, angin menggila<br />
Dedaunan menjadi melankolis dan berubah warna<br />
Menyerahkan tenaganya kepada angin yang dengan sukarela meniupkannya ke jalan, berhamburan</p>
<p>Aku bingung dengan bootsku, jenis sepatu yang kusukai<br />
Akan kuapakankah mereka di sini?<br />
Pekerjaanku nanti juga menyuruhku memakai boots, tapi bukan boots yang sexy, melainkan boots safety<br />
Aku juga merindukan koneksi internet yang cepat, tapi itu mungkin terkompensasi dengan hiburan murah serba ramai meriah di sini<br />
Minggu pagi di kotaku saat ini tentulah ramai orang bersepeda dan berbelanja pasar kagetan<br />
Sungguh berbeda dengan Minggu pagi di negeri mungil itu, di mana ketika jam setengah sepuluh pagi aku berangkat ke gereja pun, pusat kota masih amat sangat sepi, hanya aku dan beberapa orang di halte bus<br />
Aku juga tak bisa jajan bubur ayam, cakwe, ketoprak, ketupat sayur, tahu gimbal, dan es pisang ijo sepulangnya<br />
Jajananku waktu itu berkisar antara kentang dan es krim berbagai rasa menggoda, serta kroket dan risoles</p>
<p>Hei&#8230;tak terasa tepat tiga bulan kutinggalkan negara mungil tercinta itu<br />
Dan tak perlu waktu lama bagiku menemukan kesibukan baru dalam pekerjaan<br />
Namun berapa lama pun aku meninggalkan negara mungil itu, dan mungkin akan mengunjunginya kembali entah kapan,<br />
Ada hal-hal yang membekas sebagai sikap hidup dan nilai-nilai yang kupelajari<br />
Di negeri mungil nan jauh itu, setahun kuhabiskan di sana, Agustus 2010-July 2011<br />
Banyak terima kasih, dan sampai jumpa</p>
<br />Filed under: <a href='http://griyatawang.wordpress.com/category/my-muse/'>My Muse</a> Tagged: <a href='http://griyatawang.wordpress.com/tag/holland/'>Holland</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/griyatawang.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/griyatawang.wordpress.com/481/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=griyatawang.wordpress.com&amp;blog=4200388&amp;post=481&amp;subd=griyatawang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://griyatawang.wordpress.com/2011/10/31/aku-merindukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">griyatawang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Horor -Penting nggak Penting- Selama Studi di Kincir Angin</title>
		<link>http://griyatawang.wordpress.com/2011/09/02/pengalaman-horor-penting-nggak-penting-selama-studi-di-kincir-angin/</link>
		<comments>http://griyatawang.wordpress.com/2011/09/02/pengalaman-horor-penting-nggak-penting-selama-studi-di-kincir-angin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2011 13:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>griyatawang</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Muse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://griyatawang.wordpress.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Dear readers, Hahahaha&#8230;baca judulnya pasti udah pada ngerasa aneh, karena mana ada begitu2an di Holland, ya  kan&#8230; Sayangnya, dogma itu tidak berlaku karena saya jadi kena imbas horor2an di tanah air -___- Begini ceritanya. 1. Tentang BM horor nggak penting 15 Juni 2011 malam. Tidur. 16 Juni 2011 pagi. Bangun, mengecek BB, rutinitas harian. Dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=griyatawang.wordpress.com&amp;blog=4200388&amp;post=479&amp;subd=griyatawang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear readers,</p>
<p>Hahahaha&#8230;baca judulnya pasti udah pada ngerasa aneh, karena mana ada begitu2an di Holland, ya  kan&#8230;</p>
<p>Sayangnya, dogma itu tidak berlaku karena saya jadi kena imbas horor2an di tanah air -___-</p>
<p>Begini ceritanya.</p>
<p>1. Tentang BM horor nggak penting</p>
<p>15 Juni 2011 malam. Tidur. 16 Juni 2011 pagi. Bangun, mengecek BB, rutinitas harian. Dan ada notifikasi 1 BM dari seorang teman yang tidak disebutkan namanya (tapi jika note ini terpublish di Facebook, dengan segera akan saya tag kawan yang usil itu hahahaha&#8230;). Inti messagenya adalah:</p>
<p>Perkenalkan nama saya &#8230;.. Saya kecelakaan di sini bla bla bla, broadcast/forward ke (lupa jumlahnya) teman. Kalau tidak saya akan menghantuimu (dengan info berdarah2 etc yang kalo dibayangkan serem juga sih)  jam &#8230;. (lupa jamnya, malem pokoknya, dan ada menitnya juga).</p>
<p>16 Juni 2011 is my D day, big Defence Day woooy. Dengan mengacaukan mood pagi hari saya itu, otomatis BM itu tanpa pikir panjang saya forward (maap yaaah kawan2 yg jadi korban saya juga). Klaar. Defence siangnya, puji Tuhan lancar.</p>
<p>Malam harinya, bergegas tidur sebelum jam dan menit si hantu ini bakal (konon) muncul -_____-. Mana roommate sedang pergi berhari-hari lagi&#8230;ckckckck, di rumah sendirian dah.</p>
<p>Akhir cerita, sampai detik ini, si hantu2an itu tidak muncul. Dan jangan lupa, jika Anda mendapat BM semacam itu, ABAIKAN please. Jangan diforward ke orang2 jantungan seperti saya, dan jangan pula memforward jika Anda jantungan juga seperti saya -___-. Jangan lupa cek internet untuk mengumpulkan tipe2 SMS/BM hoax semacam itu, yang  menyatakan bahwa sms semacam itu sudah pernah dibuat dalam berbagai versi kecelakaan dan nama orang.</p>
<p>Stop the chain, please <a href="http://www.breakthechain.org/">http://www.breakthechain.org/</a></p>
<p>2. Lagu Lingsir Wengi</p>
<p>Oke, saya bisa nyanyiin itu..ya karena saya orang Jawa donk ya, dari kecil juga sering denger lagu itu, baik dalam versi campursari atau dangdut atau apapun. Tapi ada film horor Indonesia yang bisa2nya mempublish itu lagu adalah lagu pengundang mbak2 yang suka nongol malem2 -___-. Lah, begimane ceritanye&#8230;</p>
<p>Alhasil, saya yang juga hobi Youtube campursari (iseng2 juga dengerin Tali Kutang nya Cak Diqin hahahaha&#8230;) jadi males dengerin Lingsir Wengi, sekalipun di Belanda, yang saya tau, mbak2 itu nggak punya visa untuk masuk ke negara2 Schengen.</p>
<p>3. Ketindihan alias sleep paralysis</p>
<p>Kalau ini bukan horor, karena sudah ada penjelasan ilmiahnya. Googling saja &#8220;sleep paralysis&#8221; dan akan kautemukan entry Wikipedia teratas. Dua bulan terakhir ini saya 2 x ketindihan. Sekali di Belanda, sekali di Indonesia. Yang di Belanda saya asosiasikan dengan kelelahan fisik dan saraf. Yang di Indonesia saya asosiasikan dengan ada &#8220;gangguan&#8221; -___-, yang anehnya diperkuat dengan pendapat dari yang bisa melihat isi yang tak nampak dari suatu rumah ckckckck&#8230;</p>
<p>4. Kesan-kesan tentang serdadu Londo</p>
<p>Setelah kuliah di negara asal para hantu penghuni Lawang Sewu ini, seharusnya kita tidak boleh lagi menganggap mereka misterius dan mistis. Saya pernah liat makam2 Belanda asli di negerinya langsung, lengkap dengan mausoleum (makam dan patungnya) untuk para bangsawan. Noni2nya juga cantik2. Percakapan2 bahasa Belanda dasar juga saya paham, jadi seharusnya, ketika kita &#8220;terpaksa&#8221; bertemu dengan mereka, dan harus tetap berani melangkah, paling tidak kita mengerti bagaimana mengucapkan salam &#8220;Goedenavond&#8221; atau salam perpisahan &#8220;Tot ziens&#8221;  Percayalah, serdadu Belanda asli (yang saya suka ketemu di kereta, di stasiun, di parade militer, etc) itu seperti bule2 yang kalian lihat di film2, ganteng2, dan gagah. Mungkin kalau yang kita (sepertinya Anda) liat di tempat2 tertentu sudah penuh bercak darah dan kakinya tidak menapak&#8230;.ya&#8230;entahlah ya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di manapun Anda tinggal, bahkan sekadar bermalam, jangan lupa berdoa ^_^, memohon perlindungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tot ziens.</p>
<br />Filed under: <a href='http://griyatawang.wordpress.com/category/my-muse/'>My Muse</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/griyatawang.wordpress.com/479/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/griyatawang.wordpress.com/479/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=griyatawang.wordpress.com&amp;blog=4200388&amp;post=479&amp;subd=griyatawang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://griyatawang.wordpress.com/2011/09/02/pengalaman-horor-penting-nggak-penting-selama-studi-di-kincir-angin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">griyatawang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
