Penyetan depan Annida


Menyambung artikel tentang warung penyet depan Annida ini, kayaknya ada yang kurang kalau belum mengulas penyetannya (iyalah, masa warung penyet ngulasnya tentang nasgor…)

Nggak apa-apa kan, kalau dalam satu warung ada macam-macam menu yang oke buat diulas…

Ya udah, langsung aja. Aku pesan penyet ayam, karena menu itu yang paling netral dan dari cara memasak ayam bisa kita lihat kualitas masakan lainnya.

Ayam goreng memang masakan yang sangat umum dan ada berbagai macam resep di seluruh Indonesia, bahkan di Amerika. Tapi ayam goreng yang memalukan rata-rata memiliki kesalahan pada perendaman dengan bumbu. Misalnya, daging bagian dalam (terutama yang dekat tulang) masih berbau anyir dan rasanya tawar. Selain itu, dalam memasak bagian-bagian berlemak, paha dan brutu misalnya harus diperhatikan juga apakah ketika kulit cukup matang lemak di dalamnya juga sudah matang. Aku pernah menjumpai yang luarnya matang tapi lemak di paha masih gimana gitu…disgusting.

Yang pas ya ayamnya direndam dulu, bahkan kalau ayamnya mau dipanggang ya harus diungkep dulu supaya bumbunya meresap.

Teknik memasak ayam goreng ala orang Indonesia ini sebenarnya jauh lebih hebat daripada resepnya Kolonel Sanders. Kalau Pak Kolonel buat ayamnya dengan 11 bumbu rahasia, orang Indonesia bumbunya dikit tapi meresap dan prosesnya lama. Tanpa menyebut merek, aku pernah makan ayam goreng fast food Amrik yang karena ayam broiler jadi dagingnya banyak, sayangnya karena dagingnya tebal bumbunya kurang meresap. Anyirlah bagian dalamnya.

Nah, kembali ke soal penyet. Ayam goreng depan Annida ini bergaya ayam goreng kuning, banyak kunyit n ketumbarnya tu lho. Rasanya gurih, bumbunya meresap. Aku suka bagian dada dan sayap, tapi karena waktu itu pengen yang dada ya pesan dada aja. Trus dagingnya juga empuk dan harum.

Bagian yang paling mengejutkan (halah!) adalah waktu aku buka bungkusnya ternyata selain berisi ayam goreng juga ada tahu dan tempe goreng.

penyet-depan-annida

Nah, bagian yang paling aku suka adalah sambalnya. Iya jangan lupa sama yang satu ini, walaupun ayamnya enak tapi kalau sambalnya nggak pas hancurlah rasanya. Sambal penyet ini bergaya sambal tomat, jadi sedikit encer dari air tomat, wangi trasi, gurih, pedas, ada manis-manisnya juga. Sebagai bahan komparasi, kan ada sambal ayam goreng yang pekat dan menyengat dari trasi (itu juga enak) sama yang kering tanpa minyak (kurang enak).

Seporsi sudah sama nasi dan tempe tahu goreng Rp 6500.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s