Syberia


Hari ini, 11 Februari 2008, tepatnya pukul satu pagi, aku menamatkan game Syberia-nya Microids. Rasanya nggak terkira puasnya, sampai kuulang-ulang memutar cinematics (cutscene kalo di Syberia I). Dari Syberia I yang cinematics finishingnya yang oke banget dan menggantung, disambung syberia recap di Syberia II, trus berbagai macam cinematics dan akhirnya cinematics closing Syberia II yang sumpah bikin nangis abis. Syberia I ada 16 cutscene dan Syberia II ada 22 cinematics.

Pertama kali main waktu sebelum jadi mahasiswa, tepatnya liburan kelulusan SMA, nyewa di MetroCD yang aku nemu Syberia II, trus kok kelihatannya keren nih game. Instal deh…dan MAIN!!

Tapi berhubung itu langsung Syberia II, jadi rada geragapan deh mainnya, untungnya ada syberia recap dan walkthrough. Karena baru pertama kali main game adventure yang grafis and ceritanya bagus banget, gagap deh. Waktu disc 1 sih dipecahin sendiri semuanya, tapi trus di disc 2 waktu mancing ikan ma youki yang imut banget itu puzzlenya rada susah, gak tau ada hotspot di tiga bagian sungai, kirain satu doang. Yah, terpaksa pake walkthru. Sebelum jadi mahasiswa dah tamat tuh game.

Nah, di waktu liburan mau ke semester 3 tahun lalu akhirnya sempat pinjam yang Syberia I…anehnya, setelah lancar2 aja di disc 1, waktu suruh masukin disc 2 kok nggak kebaca file apa-apa, ya udah dicancel aja, begitu beberapa kali. Akhirnya kubaca tuh file debugnya, ternyata programnya nyari file cmo di disc gak ada…aneh. Dengan cara geblek kucopy file cmo itu ke folder program syberia. Trus jalan deh Syberia I disc 2. Tapi…cuma sampai Kate Walker keluar kereta api saudara-saudara!

Kudiamkan aja deh masalah itu sampai ada waktu lagi nih di liburan ke semester 4, nyari di rental dekat kampus karena rental MetroCD itu dah ditutup!!! (baca postingan Farewell Pinjem Software)

Yah..di mana mau cari Syberia I,mumpung ada waktu nih. Akhirnya coba cari di mal jualan CD program siapa tau ada. Tapi dasar yang namanya toko kecil-kecilan gak jelas ya yang dijual cuma operating system dan software populer. Gamenya dikit buanggeedd dan nggak penting…Syberia paling tokcerlah!!

Setelah putus asa dan tiada harapan, di kampus aku bertemu teman-teman. Oleh seorang temanku yang bernama Cahyo (thanks Cah, Syberiaku dah tamat sekarang!!) aku disuruh ke rental Centura depan Politek. Mmm…tempatnya kecil tapi sopwernya komplit banget tuh, ada MP3, DVD n VCD film juga. Kekurangannya :

  • pegawainya cuma satu alias lambreta bambang alias lambat banget, bisa dibayangin gimana di tengah hiruk-pikuk peminjam (halah!) yang tugas nyariin CD yang disewa, nginputin ke PC, nerima pengembalian CD, ngambil kartu identitas, nerima pembayaran, ngasi uang kembalian, ma ngurusin denda cuma SATU orang doang!!
  • ga ada kartu anggota. Jaminannya berupa kartu identitas baik itu KTP, KTM, n SIM. Berabe kan…sebetulnya gapapa sih, tapi males lah kartu penting begituan jadi jaminan. Trus kalu tau2 rental tutup kaya MetroCD IDcard orang2 dikemanain dong!

Nah, akhirnya dapet deh Syberia.

Ku uninstall trus install lagi, problemnya sama yaitu ketika sampai di disc 2 kacau. Ya udah, aku berpikir sedikit lebih maju untuk mengcopy semua file cmo di disc2 ke folder program. AND IT REALLY WORKED!!

Tips buat para gamer : jangan ragu utak-atik file.

Tapi tapi tapi…dasar aku geblek…ternyata file yang dibutuhkan bukan cuma cmo, tapi data animations, texture, cab files juga…makanya karena belum kecopy tersendat-sendat, tau2 gerakannya berhenti, ngehang gitu.

Setelah mengatasi masalah pengcopyan akhirnya game berjalan mulus.

Dan…menemui masalah lagi.

Tepatnya di scene Kate Walker mau nerbangin si Boris, karena urutan pemencetan tombol di spaceship control kebalik, ga jadi tes darah deh, orang Borisnya dah keangkut di pesawat. Pertama bingung sih waktu dicariin kok Borisnya gak ada…yah…setelah baca walkthru baru ketauan lagi gebleknya. Akhirnya…mengulang dari save-savean sebelumnya.

AND (I HOPE) IT WOULD REALLY WORK!!

Dan…pada pukul sebelas dua puluh, BLACKOUT!!

Entah kenapa PLN selalu salah tempat dan waktu. Sial sial sial…udah sampai ke hotel Aralbad, tinggal mau ketemu Helena di pier…waddefak iq…

Dan pada pukul dua belas kurang sepuluh, NYALA LAGI!!

Untung masih mood.

Dan setelah melalui berbagai adegan berkepanjangan…sampailah aku di finishing cutscene Syberia I, yang mengakhiri petualanganku bersama Kate Walker di dua rangkaian Syberia buatan Microids.

Beberapa karakter yang sangat berkesan :

  • Kate Walker (ya iyalah..tokoh utamanya getoh…masa gak disebut??)

Darn it! She is a brave and resourceful woman (by Oscar in Syberia I) and a fancy lady (by a couple on barge on Syberia I). Memainkan Kate Walker–walaupun agak berlebihan–tapi ada aura feminisme di dalamnya. Merasa jadi heroine di sana. Merasakan aroma petualangan di tiap ruang yang dijelajahi Kate. Ngerasa aku bisa jadi seorang cewek yang tough seperti dia, pinter, cantik, dan bersedia mengejar impiannya. Hal yang paling miris dan membuatku berpikir adalah di finishing cutscene Syberia I, waktu Kate bimbang antara mengejar helikopter atau keretanya Hans. Dan di akhir, setelah semua perjuangan yang dia lalui demi surat kontrak Voralberg (bahkan dengan guyon diingatkan Marson, bosnya, untuk jangan sampai hilang tuh kertas), dia memilih pergi bersama Hans Voralberg ke suatu tempat yang antah berantah bernama Syberia. So ironic!

Yang bikin sedih juga waktu kita bayangin perasaannya Kate mengikuti perkembangan kasus Dan dengan Olivia. Bisa kita bayangin semakin lama Kate menghabiskan waktu mengejar Hans Voralberg kehidupannya di New York terasa semakin jauh di belakangnya. Protes Dan, curhat Olivia, kangen maminya serasa nggak berarti. Dia melalui banyak rintangan dan orang sulit sendirian. Waktu Olivia ngaku “terjebak di nightcap dengan Dan”, Kate hanya merespons, got a bit of data to process. Walaupun responsnya dingin begitu, kita bisa rasakan jauh di dalam hati dia sakit banget. Ketika di Syberia II cinematics awal Marson telepon dia untuk segera kembali ke NY, akhirnya Kate memantapkan diri untuk melupakan semua itu dan berjanji pada Hans untuk menemukan Syberia.

Satu pertanyaan : apakah Kate menghabiskan sisa hidupnya di Syberia atau setelah beberapa waktu dia balik lagi ke NY? Toh si Hans say goodbye kan…berarti gak ada niat untuk ngajak Kate tinggal di Syberia juga.

  • Oscar

Di awal2 memang dia nyebelin, strict pada aturan sampai2 dimarahin Kate waktu di Barrockstadt. Tapi setelah melalui kejadian menegangkan dengan Kate dan Helena, dia perlahan mulai berubah. Kaya Kate bilang, mungkin Oscar ga nyadar, tapi dia dah berubah. Sayang sekali dia nggak sempet bertemu James, padahal dah sedekat itu. Adegan yang paling menguras air mata untuk Oscar ya bagian di desa Youkol itu, di mana untuk terakhir kalinya Kate melihat dan berbincang dengannya. Farewell, Kate Walker.

Dan ketika Kate mesti membuka jantung Oscar, sumpah bikin nangis abis…Oscar yang saat pertama bertemu Kate belum melihat penciptanya, di saat terakhirnya memenuhi tugas paripurnanya sebagai automaton. Thanx Oscar…

  • Youki

Cute furry creatures. Kaya anjing tapi kaya beruang juga, gede putih, lucu,suka ikan. Paling lucu waktu masuk di hamster wheel dan dia berputar di dalam roda kaya hamster. Waktu di desa Youkol dia sempat kumpul lagi ma teman2nya, tapi di akhir perjalanan bahtera legendaris dia mesti menetap di Syberia.

Thanks buat Microids dan Benoit Sokal!!

Everything is hunky-dory!!

One thought on “Syberia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s