Things for Predeparture


Welkom in Holland! Saya tadinya mau ngepost in english, tapi biar lebih komunikatif ke temen2 di Indonesia, ok, in Bahasa tercinta. Well, di post sebelumnya saya udah nulis perjuangan ngedapetin HSP di post sebelumnya. Sekarang saya tulis trik2 singkat lanjutan utk pre-departure. Mungkin saya bisa nulis panjang2 sampe bikin novel kayak para pengarang Negeri van Oranje, tapi ya itu…gak betah euy.

Setelah dapat HSP, dan positif berangkat, dan email2an serta disurati lewat pos berkali2 untuk aneka macam urusan oleh kampus, tibalah saat pengurusan visa, namanya MVV, berlaku 6 bulan, berupa stiker di paspor. Jangan takut kalo baca 6 bulan doang, karena sesampainya di kampus bisa mengurus verblijf document, yaitu untuk setahun. Itu sudah prosedur resmi yang ngurus kampus. Ngurus MVV itu kita ke konsulat Belanda di Surabaya ato Kedubes di Jakarta, terus bawa dokumen akte kelahiran yg telah dilegalisir (caranya, bawa fotokopi akte kelahiran kita ke penerjemah tersumpah utk bahasa inggrisnya, kemudian bawa terjemahan itu ke konsulat utk dilegalisir dengan biaya 283000 rupiah), dan foto ukuran paspor, syaratnya bisa dilihat di http://passport-photo-validator.onthegosystems.com/ (kalau sistemnya gak down, tadi kucoba linknya gak bisa).

Jadi saudara2 kita ke konsulat 2 x, buat legalisir birth certificate n masukin permohonan MVV. Dan 3 kali, karena yang ketiga adalah kita ngambil MVV yg udah jadi (tunggu 2 mingguan). Trus biasanya dari nuffic ada pre-departure briefing, silakan ikut karena penting sekali untuk ngasih bayangan kita gimana sih Holland itu.

Well, enough for immigration stuffs, now we’re talking bout pre-dept stuffs.

First, about the luggage. Luggage jadi masalah besar karena memang diperbolehkan oleh kerjasama Nuffic-Malaysian airlines untuk max 30 kg, akan tetapi, bagaimana cara memilih koper yang tepat? A proper suitcase is the first thing u must seek. Packinglah dengan asas: rolling is better than folding. Gulunglah baju2 seperti silinder, dan untuk coat, wintercoat, winterjacket, silakan gulungan tadi diikat kencang dengan tali kasur untuk mempermudah packing sehingga ketika dimasukkan koper gulungannya tidak terlepas ke mana2. Bawa baju dingin yg banyak, memang sih di deket flat saya semua sedang habis2an sale, tapi jangan jagain bli di sana, lebih baik siap. Untuk makanan, bawa cukup untuk sehari dua hari, karena nanti di den haag deket toko (toko adalah sebutan orang belanda untuk Asian store) seperti Ming Kee yang jual bumbu2 asia, sedangkan untuk masakan ala barat semakin mudah ditemui di berbagai minimarket n supermarket, Albert Heijn, Aldi, Lidl, etc. Ga usah bawa steker kaki3 karena di belanda kaki 2. Sepatu, obat2an pribadi, dan aneka detail juga jangan lupa.

Next, koper kabin. Di kabin max 7 kg. Ini yang isinya penting2 n mahal2, misalnya laptop, camdig, n barang elektronik lain. Serta paspor n dokumen2 penting seperti diploma, transkrip, akte kelahiran, etc.

Di airport, bungkuslah koper bagasi dengan (apa yah gak tau namanya) yang diblebet kaya mumi itu lho, yang bayar 30ribu. Jangan lupa di airport masih harus ada uang rupiah utk bayar airport tax 150ribu. Untuk mengurus bebas fiskal, pergi ke counter bebas fiskal. Dokumen yg perlu disiapkan: fotokopi NPWP ortu, fotokopi KK, fotokopi paspor, boarding pass (ditunjukkan doang utk dicap bebas fiskal).

Untuk apa aja yg perlu dilakukan sesampainya di Schiphol airport, Amsterdam, tunggu post berikutnya karena akan semakin seru (dan mengharukan juga si melihat survival project gue). Satu hal yang pasti: Kemampuan untuk survive di kota besar sendirian itu memang menakjubkan, dan saya sendiri masih terheran2 dengan penyertaan Tuhan dalam hal ini. Jadi jangan takut, anggap itu tantangan utk dipecahkan^_^

Nih foto gue di atap flat, tuh anglenya standar coz motret sendiri (bahkan motret pun sendiri hix3…) dengan self timer. Greja coklat di pojok kanan kalo malem bagus banget, jamnya kaya big ben dan nyala, bahkan rumah loncengnya pun nyala.

One thought on “Things for Predeparture

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s