Feeling Lonely Inside


Pernahkah kau merasa sendirian di tengah keramaian kota?

Paradoks

Ada banyak kesibukan, banyak teman, dan obrolan di kampus

Namun kau selalu teringat teman-temanmu yang jauh di sana

Kebiasaan komunalnya

Kau merindukan celoteh dan gossip mereka di malam hari

Kau merindukan saat-saat krusial dalam hidupmu di mana kau membutuhkan second opinion

Saat di mana seharusnya kau bisa lari kepada keluargamu, teman-temanmu, siapa saja yang bisa kaupercayai untuk kaumintai pendapat

Namun tak kautemukan hal serupa itu di sini

Kau harus memutuskannya sendiri

Sesulit dan seberat apa pun itu, tidak ada tempatmu berkeluh kesah dengan urusan pribadimu

Kau dapat cerita tentang apa pun, namun tak seperti dulu

Kau mendapatkan saran, namun tak seperti yang kaukehendaki

Kau berteman dengan banyak orang, namun tak ada sahabat

Setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri, dan LCD menjadi tempat kita bertemu

Betapa pun indahnya hidup di negeri baruku ini, selalu ada hasratku untuk kembali

Untuk merasakan kebiasaan komunal dalam setiap aspek kehidupan,

Dalam cara berpikir,

Memutuskan,

Dan menjalani kehidupan bersama

Masalah apa pun yang kuhadapi di sini, tak sesulit masalah mendasar ini, masalah perbedaan cara berpikir ini, sebab kau harus memikirkan setiap detail dalam hidupmu sendirian

Di malam-malam yang gelap dan sepi

Saat keluarga, kekasih, dan sahabat tak ada

Kau hanya mengadu kepada Tuhanmu, yang tidak pernah absen menjagamu 24 jam

Kau berharap petunjukNya segera datang, namun seringkali tertunda

Kau harus mati-matian melawan keinginan untuk mendesakNya, sebab kau yakin Dia punya rencana

Dan kau mengeluh dan menangis dalam hati, di mana orang-orang yang kupercayai saat kubutuhkan?

Di mana persahabatan yang indah yang begitu mudah terjalin kini menjadi susah?

Dan mengapa Tuhanmu belum mengeluarkan keputusan atas hidupmu dalam satu jawaban?

Aku tahu ini adalah bagian dari perjuangan

Siapa pun yang berdoa bagi keselamatan dan kesuksesanku, percayalah, aku juga sedang menjaga janji dan kepercayaan kalian padaku

Perjuangan ini adalah sebagian kecil dari perjalanan panjang setahunku di sini

Dan di atas semua air mata, keluhan tak terucap, tangis yang tertahan di bibir, curhat yang tak pernah sampai ke telingamu, aku akan membangun sejarahku

Di negeri van Oranje ini, sejak hari pertama kujejakkan kaki di sini, telah kutorehkan sebuah catatan perjalanan, dan cerita survival seorang wanita

Aku akan berjuang, tak ada kata sulit bagiku untuk menyelesaikan satu demi satu rintangan

Percaya hanya kepadaNya, dan mengingat orang-orang yang kita cintai dalam doa

Dan yakin, tiap satu hari yang datang berarti saat pertemuan kita kembali bertambah dekat satu hari

Tiap satu hari yang datang berarti saat kuceritakan kembali perjuangan dan kesuksesanku kepada kalian bertambah dekat satu hari

Kurindukan saat-saat itu, saat-saat tenang, indah, dan rileks bersama kalian

Dini Sekar Langit akan kembali, memenuhi harapan orang-orang yang dicintainya, membawa kesuksesan untuk mereka yang berharap padanya, dan berkontribusi untuk Indonesia

I promise.

From Den Haag with love, 28 October 2010

Dedicated for: Papah, Mamah, Akang, saudari-saudariku di kos Asri: yang sudah lulus dan meninggalkan Semarang Mba Arum, Mba Nita, Mba Astin, teman-teman seperjuangan: Angel, Ade, Arni, Essa, Desia. Saat kesepian dan banyak tugas seperti ini, adalah saat-saat di mana aku paling merindukan kalian, merindukan saat-saat dulu kita nglembur tugas bersama, curhat bersama, membantuku mengambil keputusan. Dan sekarang, saat kita sedang berjalan sendiri-sendiri untuk menempuh jalan masing-masing, aku hanya dapat mendoakan dari jauh, agar kalian semua sukses, agar Tuhan mempertemukan kita kembali, dalam tawa, senyuman, dan semangat.

 

2 thoughts on “Feeling Lonely Inside

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s