KKL –> Kuliah Kerja Leiden


Jumat, 12 November 2010. Suasana musim gugur yang berangin kencang tak menghalangi niatku untuk mengisi hari kosong ini dengan jalan-jalan. Leiden, mengunjungi fellow HSP scholar, kak Dahlia. Gadgetku menunjukkan suhu 12°C, sunny. Hmmm….panas juga pikirku. Namun hidup di negeri van windy ini mau tak mau menjadikanku seorang yang berprinsip sedia payung sebelum hujan. Tak lupa syal woolku kubawa serta, just in case.

Pukul 11.45 aku tiba di Den Haag Centraal Station yang riuh. Kucek papan digital besar di belakang informatie ballie, Vertrekkende Treinen, atau Kereta yang mau berangkat. Untuk ke Leiden, kita bisa naik sneltrein atau kereta cepat tujuan Amsterdam Centraal, karena salah satu stop rute ini adalah Leiden Centraal Station. Nah, papan digital menunjukkan vertrekkende treinen jurusan Amsterdam Centraal pukul 11:58. Kubeli tiket di ticket machine, dagretour atau perjalanan PP satu hari, dengan korting 40%, jadi aku hanya membayar 3,60euro. Oia kenapa 40%, karena kan aku sudah berlangganan voordelurenabonnement kereta, sehingga pemegang kartu tersebut bebas untuk membeli tiket kereta dengan mendapat korting 40%.

Nah, spoor 9 (peron nih ceritanya) sudah siap berangkat beberapa menit lagi. Kucari seat yang enak dekat jendela. And the (extremely) short journey began.

It just took 10 minutes from Den Haag to Leiden.

Hal pertama yang kulakukan setelah turun dari spoor adalah ke bagian informatie ballie alias pusat informasi station, untuk meminta city map. Pelajaran berharga dari trip ke Brussel kemarin adalah, selalu minta city map di station, syukur2 ada tourism map, jadi objek wisata special sudah dipetakan. Nah berhubung ada yang nemenin di perjalanan kali ini, jadi aku tidak terlalu bergantung pada city map itu, cukuplah kenang-kenangan untuk disimpan. Well, first destination was Starbucks. Entah kenapa, Den Haag yang pusat pemerintahan alias kota segede gaban ini kok ya nggak ada Starbucksnya tu loh, heran saya. Yaah untuk pencinta kopi amatiran seperti saya, kalo Indonesia memang paling menang Tugu Luwak, mantap jossss. Kalo kopi instan kaya Torabika Mix, Nescafe, etc ya so so… Kalo kopi Belanda, Douwe Egberts, yaaah gitu deh, paling enak macchiatonya, karena saya heran kopi sini kok masam rasanya. Harusnya kan pahit, mmm…mungkin karena tingkat fermentasi biji kopinya. Naa kalo Starbucks, menang merk kali tuh company, jadi entah kenapa tersugesti bahwa kopinya enak, dan memang macchiatonya paling maknyuusss lah… I LOVE MACCHIATO!!! Macchiato adalah kopi susu (terlalu menyederhanakan), yang proporsi susunya lebih banyak. Sedangkan café latte adalah kopi susu juga yang proporsi kopinya lebih banyak. Sebenarnya masih lebih banyak varian lagi seperti vanilla latte, café au lait, yang sebenarnya itu campuran dari kopi dan susu dengan proporsi tertentu dan resep tertentu. Memang kopi dan coklat di negara2 Eropa jenisnya tak sesederhana di Negara kita.

2 Iced caramel macchiato

Hal yang paling nikmat dari ngopi2 adalah ngobrol. Ngopi di Starbucks sambil ngobrol sesama wanita adalah hal yang luar biasa. Entah kenapa curhat jadi mengalir lancar dan hangat. Update ini itu termasuk progress kuliah. Ditemani Iced caramel macchiato dan chocolate chip cookie, terasa betah.

Keluar dari Starbucks, mulailah kami menyusuri Centrum. Centrumnya Leiden terbilang sepi, dibandingkan centrum Den Haag yang selalu penuh orang bahkan sampe sunset sekalipun, apalagi waktu koopavond alias belanja sampai malam (ya gak malam2 banget lah, 21:00, beda ma midnight sale Jakarta). Tapi yang jelas adalah bangunannya tua2 n cantik, menambah suasana yang—kalo saya sebut—”Europe abis”. Kami foto2 di Brucht, atau benteng, tapi karena under renovation jadi gak bisa masuk, cuma di luarnya aja. Oia pohon-pohonnya udah gak berdaun kan karena rontok, ada yang mirip Dedalu Perkasanya di Harry Potter loh heheheh.

3 Brucht

4 Pohon yg mirip dedalu perkasa

5 Di depan kerk

6 Di depan Universiteit Leiden

Kami sempat main ke Universiteit Leiden, mm saya menemani kak Dahlia ke bibliotheek alias library. Bagus bangunan kampusnya, Hogwarts gitu deh—terlalu maksa, tapi memang brickstone gitu.

 

 

Oia di sini ada molen alias kincir angin yang deket station loh, kalo di Den Haag mau liat molen harus jauh, ke daerah Laan van NOI kayaknya deh.

7 Molen di deket gracht (kanal)

 

 

 

Terusss…menjelang sore, pas mau balik ke station, mengganjal perut, mampir ke vishandel alias tukang ikan (terjemahannya jelek banget hihihi…mmm I mean tukang jual masakan ikan gitu). Vispies (sate ikan) nya enak juga pake mayones. Dan…gilanya lagi ya, memang maniak kopi kali saya, sebelum cabut dengan stoptrein jurusan Den Haag Centraal, saya masih sempat2nya mampir ke Starbucks lagi, beli Java Chip. Itu es kopi frappuccino yang di mix dengan whip cream, choco chip, dan choco sauce.

8 Java Chip

16:04, kereta meninggalkan station. Satu lagi yang kusuka dari Negeri van Spoor ini adalah moda transportasi utamanya berupa kereta. Entah kenapa, perjalanan dengan kereta selalu memberi suasana romantis bagi saya. Bahkan kereta Indonesia, tentunya yang eksekutif yah kaya Argo argo gitu, juga memberi sensasi yang sama. Saat-saat kita check in di kereta, saat nyari tempat duduk (di Holland spoornya kagak ada nomor kursinya, jadi tiketnya ya cuma tiket kuning kecil dengan hari dan jurusan aja), saat peluit dibunyikan, saat bentuk2 terdistorsi dan warna membaur akibat laju yang makin cepat, menikmati perjalanan lewat kereta adalah sebuah kenikmatan. Sebuah refleksi kehidupan. Karena kita boleh jadi bergerak cepat pada awalnya, namun ada saat-saat di mana kita melambat dan menikmati pemandangan, namun tak diragukan lagi bahwa pada akhirnya kita sampai pada tujuan, tepat waktu.

 

Nieuwstraat 9A, Den Haag

Dini Sekar Langit

Dedicated for: (yang jelas bukan iklan Starbucks), teman2 yang hobi naik kereta juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s