Hal-hal Kecil yang Membuat Saya Kangen Indonesia (Part II)


Kali ini, post dibuat setelah final report saya klaar. Seperti biasa, Jumat malam, malamnya para single seperti saya melewatkan jam-jam dengan mengerjakan tugas dan surfing, untuk bangun siang di hari Sabtu.

Apa sih yang membuat saya kangen? Banyak hal, kali ini saya akan bertutur mengenai habit atau custom di Netherlands. Dan semestinya judul post ini diganti, Hal-hal Kecil yang Membuat Saya Kangen Semarang. Ditemani segelas tea citroen panas, di tengah winter yang tidak terlalu dingin, let the story begin.

Kebiasaan komunal adalah hal yang sulit ditemui di sini. Ngekos. Saya kangen tiap malam jika tidak ada tugas, menggerombol di kamar salah seorang penghuni Kost Asri, entah nonton film, entah curhat, entah menunggu cucian (ini sih saya banget karena sekos yang hobi nyuci mulai jam 9 malam adalah DSL seorang), atau kalau bosan dengan acara TV. Sekarang saya nggak punya TV (tapi masih bisa streaming), setelah klaar tugas atau jika tidak ada seseorang untuk diajak mengobrol, yah diam di rumah saja dengan laptop. Satu room bersifat tipe studio, jadi kitchen dan bathroom sudah di dalam satu petak kamar saya ini. Jarang sekali ada alasan mengunjungi tetangga, lagipula tetangga kanan kiri saya cowok2, yaaaaa tidak mungkin kan saya main tanpa alasan yang jelas. Dulu ketika ada seorang mahasiswi master dari Indonesia yang masih tinggal di apartment ini, sebagai anak baru saya sering main ke kamarnya. Tapi, yah ngobrol cuma berdua begitu, sepi juga ujung-ujungnya. Dibandingkan dulu di Kost Asri, bersembilan! Bisa dibayangkan seriuh apa sembilan wanita dalam satu lantai rumah kos. Sekarang ditambah roommate saya yang sudah menyelesaikan exchange nya di sini, saya semakin kesepian.

Kebiasaan kedua yang sulit ditemui adalah nongkrong di warung tenda. Gubraaaakk!! Warung tendanya saja nggak ada. Tapi, hmmm…saya kangen masa-masa itu, di mana tiap malam yang nggak ada tugas, saya dan teman-teman kos, atau saya dan (mantan) gebetan (karena sekarang sudah bukan gebetan lagi), nongkrong di…nasgor Cak Dul, bebek Gendut, Arto Moro, mie ayam Banyumanik, SS, Super Penyet, etc. Dan yang paling gres, yang membuat saya kembali memikirkan tempat ini adalah: Paragon. Terakhir saya main ke sana bulan Juli, belum banyak tenant yang buka. Tapi jujur saja, saya hobi tuh nongkrong di Paragon sekalian nonton. Kalau pilihannya bioskop adalah: Citra 21, E-Plaza, dan Paragon XXI, ya saya pilih Paragon. Citra 21 udah (maaf) ya gitu deh, E-Plaza nggak bisa sekalian nge-mall, sedangkan Paragon gress dan bisa sekalian nge-mall. Sampai dulu sempat disindir: lebih sering terlihat di Paragon daripada di lab. T_T, ya maaf, benar-benar asik sih Paragon, apalagi food courtnya.

Nah, balik lagi ke kondisi sekarang. Karena masih winter, jarang orang keluar2 malam. Tapi yang saya herankan, Minggu di desa-desa atau kota kecil toko-toko tutup. Di centrum Den Haag saja, mulai buka jam 12 siang. Itu pun tak terlalu ramai. Memang banyak orang menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Beda waktu saya di Semarang dulu, kegiatan bersama keluarga ya nge-mall :DDDDDD

Mungkin hambatan kegiatan ngemall adalah konsep malnya. Di US kata teman-teman yang pernah ke US atau dari internet, sistem mallnya ya seperti di Indonesia, mall tertutup. Jadi sekalipun hujan atau winter, orang masiiiiiih teteeeeuuuupp nge-rush mall. Sedangkan di Belanda, konsepnya seperti di Pasar Baru Jakarta, yaitu toko (winkelen) berjajar di kiri kanan gang. Jadi kalau cuaca ekstrim, hmmm….bahkan saya yang tetanggaan sama winkelen itu saja males banget keluar.

Kesimpulan: Sabtu Minggu kalau tidak ada jadwal pergi atau urusan lain ya di rumah. Note: tidak ada tukang ronde lewat, apalagi penjual jagung bakar di depan kos.

5 thoughts on “Hal-hal Kecil yang Membuat Saya Kangen Indonesia (Part II)

  1. Aku lagi kerja malam2 sambil dengerin dewa 19, trus aku google “kangen indonesia”, malah nemu blog ini … lucky you you’re back to Indonesia, meanwhile im stuck here in Holland until 2015 because of my contract work (udah sejak 2004 bo, males banget)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s